rekor pon yang sudah pecah

23.42 Unknown 0 Comments

Ini Rekor yang Sudah Pecah di PON XIX Jawa Barat  Bandung - Meskipun belum secara resmi dibuka, ajang Pekan Olahraga Nasional XIX di Jawa Barat telah melahirkan 3 rekor baru, baik rekor nasional maupun rekor PON. Ketiga rekor itu pecah dari cabang olahraga renang yang di gelar di kolam renang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Rabu kemarin. 1. Rekor pertama dipecahkan oleh perenang Jawa Barat, Triadi Fauzi S di nomor 200 meter gaya ganti perorangan putera. Pada babak penyisihan Triadi berhasil memecahkan rekor PON dengan catatan 2 menit 6,1 detik, lebih cepat 0,9 detik dari rekor sebelumnya yang dipegang oleh Albertus C Sutanto sejak 12 tahun lalu. Triadi mempertajam catatan waktunya pada babak final menjadi 2 menit 2,52 detik. Pemecahan rekor PON itu membuat Triadi mencatatkan diri sebagai atlet pemegang rekor PON dan rekor nasional untuk nomor itu. Dia sempat mencatatkan waktu terbaik 2 menit 2 detik saja pada 2014 lalu di Singapura. 2. Pemecahan rekor kedua dilakukan oleh perenang putri Jawa Timur, Ressa Kania Dewi. Ressa memecahkan rekor nasional nomor 200 meter gaya ganti putri. Dia mencatatkan waktu terbaik 2 menit 19,12 detik untuk merebut medali emas di nomor ierolehan itu memperbaiki rekor nasional yang sebelumnya juga tercatat atas nama dara manis 22 tahun itu. Catatan terbaik Ressa sebelumnya adalah 2 menit 20,51 detik yang diciptakan di ajang South East ASean Games (SEA Games) Myanmar, 2013 lalu. Rekor itu juga menjadi rekor PON baru yang sebelumnya diciptakan Echa, sapaan Ressa, di ajang PON XVIII Riau 2012 lalu. Di nomor 400 meter gaya bebas putri, perenang Jawa Barat, Raina Saumi, mempertajam catatan rekor PON yang direbutnya 4 tahun lalu di Riau. Dia mencatatkan waktu terbaik 4 menit 21,23 detik atau lebih baik 1,39 detik dari rekor sebelumnya. Perenang asal Riau, Anandia Treciel Vannesae Eva, sukses memecahkan rekor nasional dan PON saat turun di nomor 100 meter gaya dada putri. Selain meraih medali emas, Anandia pun berhasil mencatatkan waktu terbaik 1 menit 11,89 detik. Rekor itu terbilang sangat berharga bagi Anandia. Musababnya, perenang berusia 19 tahun itu mampu menghapus rekor nasional sebelumnya yang bercokol sudah hampir 21 tahun. Pemegang rekor nomor 100 meter gaya dada putri sebelumnya yakni Rita Mariani dengan catatan waktu 1 menit, 11,96 detik saat berlaga di Jakarta, pada 1997 silam. Anandia juga berhasil memperbaiki catatan waktu PON atas nama Margareta Kretapradani yang diciptakan pada PON Riau 4 tahun lalu. Catatan waktu Margareta saat itu adalah 1 menit 13,65 detik. Rekor PON juga dipecahkan oleh tim estafet 4 x 200 meter gaya bebas putri Jawa Timur. Mereka berhasil mencatatkan waktu terbaik 8 menit 37,84 detik untuk meraih medali emas. Catatan itu lebih baik dari rekor sebelumnya yang dipegang oleh tim renang putri Jambi dengan catatan waktu 8 menit 54,86 detik.

0 komentar: